Mengelusmu
Ketulusan hilang !
Benarkah selesai, pergi ?
Rinduku merasamu
Mendambaku bersamamu
Dendam , benci !
Sombong , kotor !
Tak sudi jadi kekasihmu
Pergi dari sini !
Bukankah disana kekasih abadi menunggu ?
Mengapa semayam disini ?
Tidak kah tersiksa ?
Apa hatiku sepanas neraka ?
Ketulusan bertandanglah !
Hinggap, singgahlah dalam diam
Siram putihmu, agar dendam meredam
Tabur sucimu, biar benci menggigil
Tidur, tidurlah nyenyak di relung hati
Hingga lelap, pulas mendengkur
Dan sungguh..
Aku kan terus mengelusmu
Pulo Nangka, 22 Juli 2003
No comments:
Post a Comment